Fokus Perapihan Kabel Semrawut Di Kota Solo, Penataan Jaringan Bawah Tanah Secara Bertahap Dilakukan

Fokus Perapihan Kabel Semrawut Di Kota Solo, Penataan Jaringan Bawah Tanah Secara Bertahap Dilakukan

KOTA SOLO, JAWA TENGAH – Wali Kota Solo, Respati Ardi terus mendorong perapihan kabel yanh semrawut di sejumlah ruas jalan Kota Bengawan. Penataan dilakukan bertahap dengan fokus menyiapkan jaringan bawah tanah

Hal tersebut disampaikan Respati disela-sela perapihan kabel telekokunikasi di kawasan Jalan Kolonel Sutarto pada Rabu (4/11/2026). Dirinya juga ikut langsung memotong jaringan kabel provider yang menggangu kerapihan kota.

Dalam kesempatan itu, Respati menyampaikan jika saat ini penertiban dan penataan kabel di kawasan itu difokuskan pada jaringan telekomunikasi yang dipasang sembarang.

Ia mengakui keberadaan kabel itu sangat mengganggu kerapian dan estetika kota. Oleh karena itu, perlu pembersihan jalur kabel agar penataan infrastruktur jaringan lebih tertib dan masyarakat dapat membedakan jalur listrik dengan jalur komunikasi.

“Untuk pembersihan jalur-jalur kabel yang dirasa sudah tidak perlu dan mengganggu kerapian sehingga masyarakat supaya lebih memahami mana jalur listrik, mana jalur komunikasi. Intinya kami komitmen untuk terus melakukan ketertiban supaya kota kita lebih rapih dan nyaman,” katanya.

Respati juga mengingatkan kepada seluruh provider dan pelaku usaha penyelenggara jasa telekomunikasi agar bertanggung jawab terhadap jaringan kabel yang telah dipasang. Ia memastikan tidak akan segan mengambil tindakan tegas apabila ke delan ditemukan pemasangan kabel yang melanggar aturan.

“Untuk pelaku usaha di bidang telkomunikasi banyak sekali kabel mangkrak, kabel nganggur. Dan kita tidak segan-segan. Jika itu memang melanggar aturan akan kita segera tindak tegas, intinya seperti itu. Ini warning, himbauan untuk seluruh pelaku usaha penyelanggara jasa telekomunikasi agar tertib,” paparnya.

Lebih lanjut, saat ini beberapa ruas jalan juga telah dilakukan penataan serupa seperti di Jalan Ki Hajar Dewantara, Jayawijaya, depan Solo Safari Slamet Riyadi dan Yos Sudarso.

Untuk Jalan Yos Sudarso, penataan dilakukan tidak hanya jaringan telekomunikasi namun juga kabel listrik. Selain menata kabel, tiang untuk penyangga juga akan dicabut atau dihilangkan.

“Jadi untuk koridor tertentu seperti Yos Sudarso itu yang turun nanti sampai kabel listriknya. Tapi kalau beberapa ruas memang listrik masih di atas tapi kita mulai dari telekomunikasi,” tuturnya.

Sementara itu, terkait rencana penataan jaringan kabel bawah tanah, Respati menyebut regulasi berupa peraturan daerah (Perda) telah disiapkan. Tindaklanjut ke depan akan dilakukan melalui penyusunan Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai dasar teknis pelaksanaan.

“Konsep kabel bawah tanah sudah siap sudah ada Perda dan tingfal kita tindaklanjuti lewat Perwali. Beberapa ruas sudah mulai pelan2 diarahkan ke bawah semua. Ini beberapa bertahap diturunkan di beberapa ruas jalan yang sedang dibenahi,” imbuhnya.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta, Nur Basuki, mengatakan penertiban dilakukan terutama di kawasan ramai, seperti persimpangan dan lokasi dengan jumlah tiang kabel yang cukup banyak.

“Kita melakukan penertiban, artinya untuk tempat-tempat yang ramai seperti perempatan-perempatan ataupun tempat dengan jumlah tiang banyak. Kalau dilihat secara visual kan kurang, ini kita tata, kita dudukkan kabel di bawah,” ujar Nur Basuki.

Menurutnya, penataan kabel dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kegiatan pembenahan infrastruktur di masing-masing kawasan. Pemerintah kota berupaya mengintegrasikan pekerjaan penataan kabel dengan kegiatan pembangunan atau perbaikan infrastruktur agar lebih efisien.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *