KOTA SOLO, JAWA TENGAH – Ribuan warga memadati sepanjang Jalan Slamet Riyadi mulai dari depan Kantor Dinas Sosial Kota Surakarta hingga Balai Kota untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Pembangunan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Jumat (21/8/2026).
Secara langsung seremonial keberangkatan pawai dilakukan langsung oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi, tepat pukul 15.00 WIB.
Sebanyak 71 peserta dari berbagai instansi pemerintah, komunitas, hingga kelompok masyarakat turut ambil bagian dalam pawai tersebut.
Para peserta menampilkan beragam kreasi dengan menghias kendaraan menarik dan menampilkan berbagai busana adat hingga atraksi untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan.
Mengusung tema “Sayangu Semesta, Hidup Bahagia”, hampir seluruh peserta turut menyampaikan pesan untuk mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan.
Salah seorang penonton, Icha sangat mengaku sangat antusias datang bersama keluarga untuk menyaksikan secara langsung pawai yang digelar.
“Tanggapannya sangat seru sekali hari ini, karena ini kan kegiatan cuman setahun sekali, jadi saya jauh-jauh dari kantor, terus pulang jemput anak di solo lalu kesini,” Tutur Icha.
Salah seorang penginjung laknnya, yang berasal dari Kartasura Sukoharjo mengaku senang, dengan beragam kreasi mampu memberikan hiburan tersensiri bagi warga solo.
“Alhamdulillah setiap tahunnya diadakan pawai dalam rangka kemerdekaan. Sangat senang, bagus sangat membuat masyarakat solo senang,” Kata Teistanto saat ditemui wartawan mtatv.

Terlihat hadir juga, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani dalam pawai dengan mengenakan pakaian adat dayak. Ia mengaku, kehadirannya dengan pakaian adat menjadi simbol kecintaan terhadap budaya sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
“Ini saya memilih menggunakan baju adat Dayak Kalimantan, jni sekaligus mengingatkan tema yang diangkat pada tahun ini, tengtang mencintai lingkungan kita, menyayangi semesta kita, dan sebenarnya Borneo atau Kalimantan ini sebagai salah satu paru-parunya Indonesia di sana.” Ujar Astrid Widayani.
Melalui Pawai Pembangunan 2026, Pemerintah Kota Solo berharap pesan kepedulian lingkungan dapat semakin kuat di tengah masyarakat. Ajakan tersebut antara lain diwujudkan melalui kepedulian terhadap sampah, penghematan air, penghijauan lingkungan, serta pelestarian budaya.
Pawai pembangunan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan pesan pembangunan dan mengajak seluruh warga ikut menjaga Kota Solo agar tetap bersih, hijau, dan nyaman.(San.)

