Upgrading Kaderkes MTA, Tambah Dan Racik Pengetahuan Herbal

Upgrading Kaderkes MTA, Tambah Dan Racik Pengetahuan Herbal

KOTA SOLO, JAWA TENGAH — Tim Kesehatan Pusat Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) menggelar upgrading nasional bagi seluruh kader kesehatan dan driver ambulans MTA di Gedung Pengajian Pusat MTA jl Ronggowarsito 111A, Kecamatan Banjarsari pada Sabtu, (5/9/2026).
Secara langsung kegiatan ini juga di buka oleh Ketua Bidang Kesehatan MTA Pusat, Dr. Ibnu Ja’far Ma’ruf, M.MED Sci, Sp AKP pukul 08.00 WIB.

Kegiatan upgrading ini digelar sebagai upaya TIM Kesehatan MTA Pusat untuk memberikan pengembangan sekaligus penyegaran edukasi kesehatan bagi para kader. Sejumlah materi diberikan, mulai dari bantuan hidup dasar, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), hingga pembuatan dan peracikan herbal.

Sedikitnya sebanyak 650 peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa hingga Bali, mereka melihat secara langsung penyampaian materi hingga praktik proses pembuatan jamu atau herbal. beragam jenis bahan racikan, seperti Kunyit, Laos, Asem, Gula Jawa, Jahe, Temu lawak dan lain sebagainya.

KESEHATAN MTA
UPGRADING KADER KESEHATAN MTA 
MTA 
SOLO

Ketua Panitia Upgrading Kader Kesehatan MTA 2026, dr. Abdul Aziz, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk merefresh kembali ilmu pengetahuan yang telah dimiliki para kader kesehatan. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan mengenai herbal sebagai salah satu pendekatan terapi holistik dengan memanfaatkan tanaman yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar.

“herbal-herbal, terutama yang ada di sekitar kita, mungkin laos, kunir, nanas dan lain sebagainya,” ucap Dokter Abdul.

Selain mendapatkan materi secara teori, peserta juga mengikuti praktik langsung pembuatan dan peracikan herbal. Praktik ini diharapkan dapat menambah keterampilan kader dalam memanfaatkan tanaman herbal secara tepat.

Tak hanya itu, peserta juga mengikuti praktik dasar dalam merespons kondisi kegawatdaruratan. Materi tersebut terutama diberikan kepada para driver ambulans MTA, termasuk teknik pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat.

Melalui kegiatan upgrading ini, para kader kesehatan MTA diharapkan tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mampu membagikan ilmu tersebut kepada warga MTA di daerah masing-masing.

Dengan demikian, keberadaan kader kesehatan di setiap daerah diharapkan dapat semakin optimal dalam memberikan edukasi dan membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai kondisi kesehatan dan kegawatdaruratan.(San)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *