Solo – Pemerintah Kota Solo menyiapkan langkah tegas untuk menekan kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan, terutama ke aliran sungai. Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan sanksi bagi pelanggar tengah disiapkan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Komitmen tersebut disampaikan saat Respati Ardi memimpin aksi gotong royong membersihkan Sungai Jenes pada Selasa pagi. Bersama warga dan berbagai elemen masyarakat, ia turun langsung mengangkat tumpukan sampah yang memenuhi dasar sungai.
Kondisi Sungai Jenes yang bermuara ke Bengawan Solo dinilai memprihatinkan. Sampah rumah tangga masih mendominasi aliran sungai sehingga berpotensi mencemari lingkungan, menghambat aliran air, hingga memicu banjir saat musim hujan.
Respati mengaku prihatin dengan masih rendahnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Menurutnya, kebiasaan membuang sampah ke sungai tidak bisa lagi ditoleransi karena berdampak luas bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Solo pun tengah mengusulkan penerapan sanksi tegas bagi warga yang terbukti membuang sampah sembarangan, khususnya ke aliran sungai. Langkah ini diharapkan menjadi efek jera sekaligus mendorong masyarakat lebih disiplin dalam mengelola sampah.
Meski demikian, Respati menilai perubahan perilaku masyarakat tidak dapat terjadi secara instan. Dibutuhkan edukasi yang berkelanjutan, didukung penegakan aturan yang konsisten agar kesadaran menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.
Dengan kombinasi edukasi dan penegakan sanksi, Pemerintah Kota Solo berharap sungai-sungai di wilayahnya tetap bersih, kualitas lingkungan terjaga, serta risiko banjir akibat penumpukan sampah dapat diminimalkan. (San.)
Laporan : Muhammad Hasan

